Binar

  Tidak seperti akhir pekan biasa, Sabtu ini Binar hanya duduk di kamarnya. Memandangi layar laptop dengan telinga tertutup headset. Untuk seorang hookers (read wanita tuna susila), malam minggu merupakan waktu panen bagi mereka, terlebih pada saat musim liburan seperti ini. Turis internasional yang memang menjadi target Binar akan lebih mudah ditemukan di aplikasi kencan … Continue reading Binar

KEBINALAN 2015

Bandung, 22 Desember 2015 Aku sedang bersandar di meja belajar semi permanenku. Lelah juga sehabis memindahkan semua buku ke dalam dus-dus besar, Ah.. Masih ada setengah rak lagi. Namun kuputuskan untuk berhenti sejenak. Sekilas kuraba bulu kudukku yang meremang karena cuaca yang dingin. Bulan ini memang tidak sedingin bulan-bulan lalu. Bahkan, jalan di depan rumah … Continue reading KEBINALAN 2015

Die meestal – yang tak biasanya

Lemah sekali sepertinya kalau aku musti tulis tentang cinta. Padahal kini disekililingku banyak sekali hal yang bisa kuangkat sebagai bahan tulisan, konflik pemilihan raya di kampusku, beberapa teman yang mengkapitalisasi diri, penghujung demisioner, tugas akhir, dan beribu konflik manusia-manusia lainya. Tapi entah mengapa, cinta seakan punya sejuta magnet untuk menggerakkan jariku kepada keyboard keyboard ini. … Continue reading Die meestal – yang tak biasanya

AKU TIDAK MENYEBUT MEREKA STAF

Waktu tidak pernah berlalu dengan percuma. Banyak hal yang tertinggal, berlalu, dan dibawa bersamanya. Waktu juga kadang meninggalkan bekas-bekas yang sulit dihapuskan. Kenangan, masa lalu, hikmah, dan pembelajaran. Apa apa yang ditinggalkan nya memiliki nilai yang tak terbayarkan, terutama yang terakhir, pembelajaran. Terlalu banyak kejadian, peristiwa dan orang-orang yang lewat dan berlalu begitu saja dalam … Continue reading AKU TIDAK MENYEBUT MEREKA STAF