Teruntuk kalian,keluargaku…

Teruntuk lelaki dengan sejuta tekad dan keyakinan yang kokoh di setiap langkahnyaTeruntuk perempuan dengan seribu kekuatan dan kelembutan di dalam hatinya..Dan 66 keluarga saya, yang sangat amat saya sayangi..

Posting ini saya tulis, karena saya fikir karakter di chat room tidak cukup untuk mengungkapkan rasa salut saya kepada dua sosok ini, dan rasa syukur saya karena telah berada di tengah keluarga yang sangat luar biasa.

Pertama, saya ingin mengucapkan seribu ucapan hamdalah dan terimakasih kepada Tuhan, karena dengan izin Nya saya bisa bertemu dan berada di tengah 68 orang yang sangat luar biasa setahun belakangan.. Dan dengan izin Tuhanlah saya bertemu dua orang luar biasa yang telah mengubah pandangan saya tentang bagaimana seharusnya kita hidup. Fazrin Fathurrahman, dan Filia Stefany Sihotang.

Fazrin Fathurrahman….

Seorang pemimpin yang bisa amat sadar bahwa kami ini bukanlah mesin,yang harus bekerja 24 jam, yang harus berfikir terus menerus mengenai proker, yang harus selalu serius. Begitulah pandangan saya tentang sosok yang satu ini. Pemimpin yang satu ini sangat sadar bahwa KAMI disini bukan hanya untuk membuat suatu proker sukses, yang bukan hanya melulu membuat neraca surplus dalam setiap kegiatan, atau orientasi orientasi hasil lainya.Saya sangat diperlakukan sebagai orang yang ‘akan menjadi lebih baik’ oleh dia, dengan perlakuanya dia sangat menunjukkan bahwa dia berdiri sebagai pemimpin siap untuk mengubah anggotanya dari 0 menjadi 100. Dan ya, itu sangat terjadi pada saya dan rekan-rekan lainya.  Dan, ya begitulah seharusnya seorang pemimpin. Niat, tekad, dan pengorbanan yang telah ia curahkan selama menjadi pemimpin kami sudah tidak terukur seberapa banyaknya. Dia telah mampu menggiring anak anaknya menjadi pribadi yang lebih baik, dan mampu meninggikan nama jurusan kami tercinta MBTI jauh diatas langit. Sebagai seorang mahasiswa biasa, saya angkat topi, seluruh jempol, dan segenap rasa salut saya kepada sosok satu ini…  Dia adalah orang yang tidak segan ‘membakar dirinya sendiri’ hanya untuk memberi kehangatan kepada kita…

Filia Stefany Sihotang…..

Sebelum bertemu wanita yang satu ini,  selalu saya merasa menjadi orang paling susah, paling sibuk, dan paling berat beban hidupnya. FYI, dulu saya orangnya sangat gampang mengeluh. Tetapi, setelah bertemu dengan dia, ntahlah, serasa dia ditopang oleh 1000 malaikat di pundaknya. Kenapa? Dia tidak pernah mengeluh sedikitpun kepada kami ( anak-anaknya) walaupun saya amat yakin dia masih punya tugas kuliah yang ditinggalkan, walaupun dia (mungkin) pernah merasa lelah dan jenuh, walaupun dia menyimpan seribu rasa rindu kepada orang tua dirumah karena mayoritas waktunya dihabiskan bersama kami. Dia tidak pernah dengan sengaja memasang raut muka tidak senang ataupun kelelahan, walaupun mungkin sudah 1-2 malam dia hanya tidur 2 jam karena membuat tugas sekolah, atau karena mungkin memikirkan proker atau kegiatan HIMA yang masih terkendala. Tidak, dia tidak pernah melakukan itu…..Dia juga tidak lelah menebar senyuman dan pelukan kepada kami, ketika berpapasan di jalan, dan dia selalu ada dan mendengarkan di saat kita ingin cerita tentang masalah apapun, terutama organisasi. Saya sempat tidak habis fikir mengapa ada wanita setangguh dan selembut ini pada satu diri yang sama. Wanita yang dengan sempurna telah menjadi ibu bagi kita selama satu periode belakangan. Totalitas dari wanita satu ini sungguh amat tidak bisa diragukan.. Rasa syukur dan canda Tawanya jujur amat menginsiprasi saya…….

Menjadi bagian dari kalian merupakan salah satu berkah Tuhan yang sangat saya syukuri setahun belakangan. Kalian telah merubah hidup saya, menghandirkan sejuta canda tawa, tangis perjuangan, dan menjadi keluarga yang sangat berarti, dan melekat erat di hati saya. Kalian juga telah sukses meninggalkan segenap kenangan indah, memori klasik yang tidak pernah saya lupakan seumur hidup saya. Pembelajaran yang saya dapatkan selama berada di keluarga ini sungguh tidak tergantikan.

Di akhir kepengurusan HMBTI ini, izikanlah saya pribadi memohon maaf apabila ada perbuatan dan perkataan yang tidak berkenan di hati. TERIMAKASIH untuk Fazrin, Filia, Chisva. Thea, dan kadiv saya Ical atas bimbinganya yang sabar dan penuh pengertian, juga untuk teman2 lain yang luar biasa. Saya sayang sama kalian, sayang sekali….. Jangan pernah lupakan kenangan kita, sampai bertemu di gerbang kesuksesan. Kemanapun jalan yang kita tempuh, berjanjilah suatu hari kita akan bertemu dan bernostalgia di Rumah yang sama..

1418313995047

                                                                                                    Ayu Putri Wulandari

                                                                                            Angdiv Advokasi HMBTI 2014

Ditulis di Bandung, 11 Desember 2016
Saat tulisan ini dimigrasi, saya sedang rindu-rindunya dengan kalian..
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s