A MONTH WITH ERHA

 

img_3022

Halo Semua nya! Semoga kalian dalam keadaan baik-baik saja ya.

Kali ini aku pengen berbagi tulisan yang agak berbeda nih.  Setelah sebelumnya konten blog ini penuh dengan tulisan-tulisan (agak) berat dan sentimental (deuh), sekarang aku pengen berbagi pengalaman tentaaaaaaaaaaaaaaaang Kecantikan! Ya, Kecantikan! Lebih detailnya adalah face treatment alias perawatan wajah, daaaaaaaan lebih lebih detailnya lagi perawatan wajah di skin care ERHA! (yeaaaay!)

Ini pertama kalinya aku dateng dan pake produk skin care. Sebelumnya aku cuman pake perawatan standar, kayak susu pembersih, pelembab, toner yang rata-rata produk drug store. Tapi sekarang, karena muka ini semakin kusam, hitam-hitam dan terbakar. (FYI, aku sudah mulai kerja dan balik ke Bali lagi tahun ini, dan kerjaan aku menuntut aku untuk panas-panasan :D) dan karena aku sudah mulai kerja, jadi sudah ada penghasilan sendiri (karena aku tau ikut skin treatment itu perlu komitmen budget rutin tiap bulanya, dan buat aku malu banget kalau harus minta orang tua untuk hal sepribadi ini :D)jadi aku memberanikan diri dan menyiapkan budget khusus untuk muka ini.

Daaaan setelah cek dan browsing sana sini, akhirnya saya memiliiiiiiiiiih ERHA. Kenapa? Karena menurut aku sih ya, harganya gak semahal skin care yang lain, dan konsumen ERHA itu kebanyakan anak muda, jadi kurang lebih produknya cocok lah ya sama usia aku.

H-8 kedatangan aku (diitung banget yuk :p), aku coba telfon Erha Denpasar. Karena aku fikir kalau mau ketemu dokter atau konsul harus booking dulu, dan ternyata tidak perlu booking, tinggal datang saja, oke berarti aku konsul tanggal 19, dan tinggal antri aja. Oh ya udah, terus pada saat yang bersamaan aku kepikiran juga untuk coba treatment nya, yaitu DPCT (Deep Pore Cleansing Theraphy), dan langsung aku booking saat itu juga, daaaan ternyata jadwal facial sudah penuh sampai minggu depan (shock mode), dan baru available lagi tanggal 20 November which is… h+9 setelahnya. Ah Ampun, mau facial aja harus tunggu seminggu lebih. Tapi, akhirnya aku iya in juga untuk facial tanggal 20 hehe. Dan oke, jadwal pun sudah fix, aku akan konsul tanggal 19 dan facial tanggal 20.

Tanggal 19 pun aku datang ke Erha Denpasar yang beralamat di Ruko Renon Square. Jl. Raya Puputan, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur

Kesan pertama sampai Erha adalah, penuh… dan agak sempit… Iya, karena sebelumnya aku baca review Erha Bandung dan Jakarta yang gueede, dan ekspektasi aku Erha bali juga bakal segede itu, aku agak sedikit terkejut karena ruang tunggu di Erha Denpasar sempit banget (huhuhu). Setelah aku masuk dan samperin mbak mbak resepsionis (FYI kulit muka mbak-mbak nya mulus banget,  jauh melebihi saya L), aku dikasih satu form registrasi, karena aku member baru. Setelah isi dan tunggu sebentar aku dikasi kartu member (YEAY!!!), dan langsung disuruh ke ruang tunggu dokter diatas.

Sampai diatas, ada sekitar 6-7 pasien sebelum aku. Bayangan aku sih, bakalan nunggu lamaaaaaaa banget dengan orang sebanyak itu. Tapi ternyata enggak loh, satu pasien itu cuman di dalem ruangan sekitar 5-10 menit (mungkin memang dibatasi karena takut yang lain nunggu lama). Jadi total aku nunggu Cuma sekitar 30 menitan. Dan giliran lah aku masuk ke ruangan dokter.

Dokter yang nanganin aku namanya Dr. Ariana,  dokternya cantik, keibuan, to the point, baik dan ngayomiiiii banget.

Setelah di cek pake laser (atau lampu, entahlah) dan diperiksa pake loop. Beliau bilang muka aku itu kombinasi, antara berminyak dan kering (aku juga heran kenapa bisa gini LOL), komedo aku parah banget T.T, dan pori-pori wajah aku gede. Terus beliau kasi wejangan kalau muka berminyak jangan sering-sering pake foundation dan bedak padat, karena bikin muka makin berminyak dan komedoan (that’s exactly what I do every day dok, huhuhu). Setelah itu aku sempet konsul bentar, masalah gimana caranya ngerawat wajah yang sering dipake berenang dan panas-panasan, tentang make up yang bagus, etc. Daaan di akhir sesi konsul dokter kasi selembar resep, yang harus ditebus di konter apotek.

Jadiiii rincian obat yang harus aku tebus, adalah :

  • ASG – Sun screen, dipakainya di pagi hari

img_2962

 

  • AMG 2 – Cream pagi

img_2958

  • Bedak Tabur

img_3083

  • CC 10 – Corrective cream, dipakainya di malam hari

img_2960

  • ERHA 5 – Cream Malam

img_2964

  • Toner

img_2968

  • Facial Wash

img_2970

Sebenarnya rangkaian produk diatas standar sih, teman-teman aku yang lain juga punya obat yang sama. Hanya disini yang ngebedain adalah takaran obat nya, yang disesuaikan dengan masalah kulit kita. Kayak CC 10, yang bisa naik takaranya jadi CC 15 atau 20 tergantung dengan jenis kulit kita. Makanya di Erha, kita gak bisa nebus resep dua kali. Jadi kalau obat sebelumnya sudah habis, kita harus konsul lagi, dikasi resep, baru bisa ditebus lagi.

Terus setelah tebus menebus, tibalah saat bayar membayar. (Duuh maafkan ya sebelumnya nota sudah ntah kemana gak sempat kefoto T.T ). Total obat itu semua plus biaya konsultasi adalaaaaaah

Rp 690.000.

Dalam hati agak bersorak ria sih, karena budget aku untuk konsul dan obat 1 Juta. Jadi masih ada sisa untuk facial besok. Hehehe.

Sejak blog ini dipublish terhitung sudah  30 hari aku pakai Erha. Dan 30 hari juga aku gak pake make up berat-berat (hanya pakai 2-3x untuk acara tertentu). Hasilnya sih sudah mulai terasa, wajah jadi makin lembab, dan mulai agak cerah. Dulu kalau gak pake foundation keliatan kayak blutek banget L Sekarang hanya dengan sun screen dank rim pagi pun sudah PD untuk keluar rumah heheheh.

Anyway, so far sih aku puasss bgt dengan obat nya Erha. Kita lihat yaa bagaimana hasilnya untuk jangka panjang.

Ohya, review facial erha aku bisa dilihat disini ya.

Terimakasih sudah membaca! Have a good day fellows!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s